Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan siap bersaing melalui penyelenggaraan Hasanuddin Career Program yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Jumat 13 Februari. Kegiatan ini menghadirkan alumni dan mahasiswa tingkat akhir sebagai peserta yang mendapatkan pembekalan komprehensif terkait persiapan memasuki dunia kerja.
Kepala Career Center Unhas, Burhan Kadir, S.S., M.A., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapan sejak tahap awal proses rekrutmen, termasuk dalam penyusunan CV.
“Materi ini mungkin terlihat kecil, tetapi pada pandangan pertama, rekruter melihat CV Anda. Di situlah bagaimana Anda ‘mengiklankan’ diri menjadi sangat penting. Karena itu kami terus berulang memberikan persiapan seperti ini kepada mahasiswa dan alumni,” ujarnya.
Burhan juga mengajak peserta untuk aktif memberikan masukan kepada Career Center sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program ke depan agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.
Materi pertama bertajuk “Build Your Career Path: Essential CV Tips and Interview Skills” dibawakan oleh Baginda Hamzah, S.T., MBA, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas yang sebelumnya juga merupakan Management Trainee Kalla. Dalam sesinya, Baginda banyak berdiskusi dengan peserta mengenai berbagai kesalahan yang sering dijumpai HRD dalam penulisan CV. Baginda menekankan pentingnya kesiapan sebagai kunci meraih peluang.
“Tidak ada namanya keberuntungan, tapi ketika persiapan bertemu dengan kesempatan. Jadi Anda perlu persiapan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan Mariesa Giswandhani yang membawakan materi “Public Speaking for Professional”. Dalam sesinya, ia menyoroti bahwa banyak individu sebenarnya memiliki kompetensi yang baik, namun belum mampu menyampaikannya secara optimal.
“Kadang kita masih sulit menceritakan apa yang kita punya. Jadi kita fokus ke kemampuan komunikasi,” ujarnya.
Mariesa menjelaskan tiga formula komunikasi yang perlu diperhatikan, yakni 55 persen visual (bahasa tubuh dan penampilan), 38 persen vokal (intonasi dan cara berbicara), serta 7 persen verbal (isi kata-kata yang disampaikan). Ia menekankan bahwa keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana cara menyampaikannya.
Melalui Hasanuddin Career Program, Unhas berharap lulusan memiliki kesiapan yang lebih matang, tidak hanya dari sisi dokumen dan wawancara, tetapi juga dalam kemampuan komunikasi profesional yang menjadi kunci sukses di dunia kerja yang semakin kompetitif.